Plantungan : Camp Tahanan Wanita (untuk) PKI

Pernahkah Anda mendengar tempat di Indonesia bernama Plantungan? Dari beberapa teman seprofesi yang saya tanya, semuanya mengatakan belum pernah dengar nama tempat itu. Mereka pun tak tahu di mana letak tempat itu berada. Sebagai orang yang belum pernah mendengar nama Plantungan, awalnya saya merasa sedikit minder karena belum pernah mendengar nama Plantungan itu. Tapi untunglah saya nggak sendirian. Jadi nggak bego-bego banget lah.

Plantungan adalah sebuah tempat yang terletak di kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Nama Plantungan tidak tidak setenar nama pulau Buru yang sudah tak asing karena sudah sering mendengar nama itu dari karya-karya Pramoedya Ananta Toer dan juga biografi dari para pejuang bangsa ya pernah menjadi tahanan politik. Dan cukup banyakjuga media yang membahas tentang pulau Buru. Sedangkan Plantungan memang jarang diekspos.

Saya Plantungan ketika saya menonton sebuah film dengan judul yang sama di Goethe Institute Jakarta pada bulan Februari 2011 lalu. Film ini berkisah tentang tahanan politik yang ditahan akibat peristiwa PKI tahun 1965. Di Plantungan terdapat bekas rumah sakit penderita lepra. Di sinilah para tahana itu ditempatkan. Oiya, tahanan di Plantungan ini khusus wanita. Jadi semua wanita yang ada kaitannya dengan PKI, baik itu anggota aktif, simpatisan, istri dan anak-anak dari anggota PKI. Dan yang memililukan lagi, mereka ditahan tanpa proses pengadilan dengan masa tahanan yang unlimited.

Film Plantungan karya Saleh Putu Oka Sukanta dan Fadillah Vamp tersebut dibuat secara testimoni. Mantan narapida ex-Plantungan yang masih hidup diwawancara. Mereka menceritakan kisah mulai dari bagaimana awalnya mereka ditangkap, disiksa, diperkosa, dan lainnya. Cerita-cerita yang memilukan, namun ada juga cerita-cerita yang mengharukan, bagaimana mereka bergotong royong agar bertahan ditengah-tengah penderitaan tersebut. Dari testimoni ex-Plantungan ini, bisa dibayangkan seperti apa penderitaan yang mereka alami. Orang yang belum tentu terlibat dengan G-30-S/PKI dicabut haknya oleh negara, dan diasingkan.

Dengan menonton film ini, timbul pertanyaan di benak saya. Sebenarnya apakah peristiwa G-30-S/PKI itu benar-benar terjadi? Siapa PKI ini sehingga diperlakukan sehingga begitu dibenci? Dan apakah patut mereka diperlakukan seperti itu? Dulu saua berpikir setelah pulau Buru tidak ada lagi tempat tahanan politik diasingkan. Kini dengan munculnya Plantungan, jangan-jangan masih ada lagi camp-camp tahanan yang masih disembunyikan. Dengan penuh harapan, semoga itu hanya kekhawatiran saya saja.

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: